Tidak Masuk Starter NBA All-Star, Berikut Karir LeBron James. Pengumuman starter NBA All-Star Game 2026 pada 19 Januari membawa kejutan besar: LeBron James tidak terpilih sebagai starter untuk pertama kalinya dalam 22 tahun. Di usia 41 tahun, streak legendarisnya sebagai starter sejak musim kedua (2005) berakhir. LeBron finis peringkat delapan di Western Conference dengan sekitar 1,8 juta suara fan vote, kalah dari Luka Dončić, Shai Gilgeous-Alexander, Stephen Curry, Nikola Jokić, dan Victor Wembanyama. Meski begitu, ia masih berpeluang masuk sebagai reserve lewat voting pelatih. Kabar ini menandai transisi generasi di NBA, tapi juga jadi momen refleksi atas karir luar biasa LeBron—dari rookie sensasional hingga all-time leading scorer dengan empat gelar juara. BERITA OLAHRAGA
Awal Bangkit Karirnya Bintang Lebron James: Tidak Masuk Starter NBA All-Star, Berikut Karir LeBron James
LeBron James masuk NBA langsung dari high school sebagai pick pertama Cleveland Cavaliers di draft 2003. Dijuluki “The Chosen One”, ia langsung cetak dampak: rata-rata 20,9 poin, 5,5 rebound, 5,9 assist di musim rookie, langsung raih NBA Rookie of the Year. Di Cleveland, ia bawa Cavs ke Finals pertama tim pada 2007. Setelah MVP back-to-back 2009-2010, ia pindah ke Miami Heat via free agency kontroversial “The Decision”. Di sana, ia bentuk Big Three dengan Dwyane Wade dan Chris Bosh, raih dua gelar juara berturut-turut 2012-2013, plus dua Finals MVP. Kembali ke Cleveland 2014, LeBron pimpin comeback epik dari 1-3 lawan Golden State Warriors di Finals 2016—gelar pertama Cavs sepanjang sejarah—dan Finals MVP ketiganya. Karirnya terus naik: ia gabung Los Angeles Lakers 2018, bawa gelar keempat di bubble 2020, plus Finals MVP keempat.
Pencapaian Utama dan Rekor yang Tak Tertandingi: Tidak Masuk Starter NBA All-Star, Berikut Karir LeBron James
LeBron pegang rekor NBA all-time leading scorer dengan lebih dari 42.000 poin (dan terus bertambah). Ia satu-satunya pemain dengan setidaknya 40.000 poin, 11.000 rebound, dan 11.000 assist. Empat kali NBA MVP (2009, 2010, 2012, 2013), empat kali Finals MVP, 21 kali All-Star (rekor), 13 kali All-NBA First Team (rekor), lima kali All-Defensive First Team. Ia juga NBA scoring champion 2008, assists leader 2020, dan NBA Cup MVP 2023. Di level internasional, LeBron raih MVP Olimpiade 2024 bersama Team USA. Karirnya lintasi tiga dekade: dari era post-Jordan hingga generasi muda sekarang. Di musim 2025-26, meski absen 17 laga karena sciatica dan rata-rata 22,6 poin, 5,9 rebound, 6,9 assist, ia tetap faktor kunci Lakers, terutama setelah tandem dengan Luka Dončić.
Mengapa Streak Starter LeBron James Berakhir dan Apa Artinya
Voting starter 2026 pakai weighted system: 50% fan, 25% pemain, 25% media. LeBron kalah suara karena faktor usia, cedera (termasuk streak 1.297 game 10+ poin putus Desember lalu), dan load management—ia main terbatas, tak ikut back-to-back. Kompetisi Barat ketat dengan bintang muda seperti Wembanyama dan Edwards yang dominan voting. Starter Barat: Luka Dončić, Shai Gilgeous-Alexander, Stephen Curry, Nikola Jokić, Victor Wembanyama—empat di antaranya first-time starter. Timur: Giannis Antetokounmpo, Jalen Brunson, Tyrese Maxey, Cade Cunningham, Jaylen Brown. Format baru All-Star 2026 (US vs World mini-tournament di Intuit Dome, 15 Februari) makin menonjolkan fresh faces. Ini bukan akhir All-Star LeBron—reserve masih mungkin, dan legacy-nya aman. Tapi streak starter putus jadi simbol: waktu tak bisa dihindari, bahkan untuk King James.
Kesimpulan: Tidak Masuk Starter NBA All-Star, Berikut Karir LeBron James
Tidak masuk starter All-Star 2026 menutup babak panjang dominasi LeBron sebagai wajah utama event tahunan NBA, tapi karirnya tetap tak tergoyahkan. Dari Akron kid ke four-time champion, all-time scorer, dan ikon global, LeBron ubah liga dengan skill all-around, leadership, dan longevity. Di usia 41, ia masih kompetitif, dan peluang reserve buka pintu untuk penampilan ke-22. Ini era baru dengan Wemby, Luka, SGA ambil alih spotlight, tapi legacy LeBron abadi—sebagai salah satu greatest of all time. Semoga ia masuk All-Star lagi, beri show terakhir yang epik. Respect untuk The King.