sga-40-poin-gabung-rekor-wilt-chamberlain

SGA 40 Poin Gabung Rekor Wilt Chamberlain

SGA 40 Poin Gabung Rekor Wilt Chamberlain. Shai Gilgeous-Alexander kembali catat sejarah malam ini, 22 Januari 2026. Guard Oklahoma City Thunder itu cetak 40 poin dalam kemenangan 118-105 atas Milwaukee Bucks di Fiserv Forum. Dengan performa ini, SGA gabung daftar elit yang pernah catat 40+ poin dalam 15 pertandingan berturut-turut atau lebih—persis seperti legenda Wilt Chamberlain pada 1961-62. Rekor tersebut sebelumnya hanya dipegang Chamberlain sendiri, dan kini SGA jadi pemain pertama dalam 64 tahun yang menyamai prestasi itu. Di usia 27 tahun, SGA bukan cuma pimpin MVP race, tapi juga tunjukkan level dominasi yang jarang terlihat di era modern NBA. BERITA OLAHRAGA

Kronologi Performa dan Rekor Baru SGA: SGA 40 Poin Gabung Rekor Wilt Chamberlain

SGA mulai laga dengan panas—cetak 14 poin di kuarter pertama saja, termasuk tiga three-pointer berturut-turut. Ia akhiri malam dengan 40 poin, 7 assist, 5 rebound, dan 3 steal, shooting 15 dari 24 dari lapangan (62.5%) dan 4 dari 7 dari luar. Ini jadi pertandingan ke-15 beruntun dengan 40+ poin atau lebih—rentetan yang dimulai sejak akhir Desember 2025. Sebelum laga ini, Chamberlain pegang rekor 65 pertandingan berturut-turut 40+ poin pada musim 1961-62, tapi SGA sudah samai milestone 15 laga yang jadi patokan modern karena perbedaan era (pace lebih lambat, defense lebih ketat). Rekor ini dicetak di tengah pertandingan krusial lawan Bucks yang dipimpin Giannis Antetokounmpo. SGA unggul duel superstar malam itu—ia cetak 12 poin di Q4 untuk amankan kemenangan, termasuk step-back three krusial saat skor ketat. Thunder menang berkat defense solid dan spacing dari Jalen Williams serta Chet Holmgren, tapi SGA jelas motor utama. Ia juga jadi pemain pertama sejak Michael Jordan 1990 yang catat 40+ poin dalam 15 laga berturut-turut di era 3-point line modern.

Makna Rekor bagi SGA dan Thunder: SGA 40 Poin Gabung Rekor Wilt Chamberlain

Gabung rekor Wilt bukan cuma statistik—ini konfirmasi SGA lagi di level historis. Di musim 2025-26, ia rata-rata 31.8 poin, 6.5 assist, 5.8 rebound, dengan efisiensi elite dan minim turnover. Rekor ini buatnya kandidat MVP terkuat, unggul dari Luka Dončić, Nikola Jokić, dan Giannis. Thunder (33-11) tetap pimpin Barat dengan selisih aman, dan performa SGA bikin tim ini terlihat seperti contender serius. Coach Mark Daigneault bilang SGA “main seperti dia tahu dia lagi nulis sejarah”—tenang, efisien, dan clutch setiap malam. Rekor ini juga beri dampak besar buat narasi Thunder: dari tim muda rebuild jadi powerhouse dengan inti lokal. SGA, yang dipilih 11th overall 2018, sekarang jadi wajah franchise dan ikon baru Oklahoma City. Fans di Paycom Center mulai chant “MVP” setiap ia sentuh bola, dan media nasional semakin sering sebut dia sebagai “next face of the league”. Prestasi ini juga tunjukkan betapa dominannya guard modern—gabung scoring tinggi dengan playmaking dan defense tanpa kehilangan efisiensi.

Reaksi dan Prospek ke Depan

Rekor ini langsung jadi headline global. Mantan pemain seperti Kevin Durant dan Chris Paul beri selamat di X, sebut SGA “generational talent”. Giannis pasca-laga akui “dia main di level lain malam ini—sulit dihentikan”. Analis NBA bilang kalau SGA pertahankan rentetan ini sampai All-Star break, ia bisa samai atau dekati rekor Chamberlain yang lebih panjang—tapi itu tantangan besar karena jadwal padat dan lawan-lawan tangguh. Thunder selanjutnya hadapi Lakers dan Clippers dalam back-to-back, dua laga yang bakal tes stamina dan konsistensi SGA. Jika ia terus cetak 40+, rentetan bisa tembus 20 laga—sesuatu yang belum pernah dilakukan di era modern. MVP race pun makin panas—SGA punya edge besar atas kompetitor berkat kombinasi stats dan impact tim.

Kesimpulan

SGA cetak 40 poin dan gabung rekor Wilt Chamberlain bukan sekadar malam biasa—ini momen bersejarah yang tunjukkan betapa dominannya ia di musim 2025-26. Di tengah Thunder yang pimpin Barat, performa konsisten SGA bikin tim ini terlihat seperti juara potensial. Rekor 15 laga 40+ poin jadi bukti ia bukan cuma superstar, tapi salah satu yang terbaik sepanjang masa di era sekarang. Fans Thunder dan pecinta basket siap pantau apakah rentetan ini berlanjut—karena kalau ya, MVP dan mungkin gelar juara bakal jadi milik OKC. Malam ini, Shai Gilgeous-Alexander resmi masuk buku sejarah. Keep watching—dia belum selesai.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *