jaxson-hayes-tidak-berharap-absen-lama-karena-cederanya

Jaxson Hayes Tidak Berharap Absen Lama Karena Cederanya

Jaxson Hayes Tidak Berharap Absen Lama Karena Cederanya. Jaxson Hayes menyatakan optimisme tinggi bahwa ia tidak akan absen terlalu lama akibat cedera hamstring yang dialaminya baru-baru ini. Pemain berusia 25 tahun itu mengalami masalah pada hamstring kanan selama latihan pada awal Januari 2026 dan langsung dinyatakan out untuk beberapa pertandingan. Dalam wawancara singkat setelah sesi fisioterapi pada 15 Januari, Hayes menegaskan bahwa rasa sakit sudah jauh berkurang dan ia yakin bisa kembali ke lapangan dalam waktu dua hingga tiga minggu. Pernyataan ini menjadi kabar positif bagi timnya yang sedang membutuhkan kedalaman di posisi center, terutama di tengah jadwal padat menjelang paruh kedua musim reguler. BERITA OLAHRAGA

Detail Cedera dan Proses Pemulihan Saat Ini: Jaxson Hayes Tidak Berharap Absen Lama Karena Cederanya

Cedera hamstring Hayes terjadi saat ia melakukan gerakan eksplosif dalam drill pertahanan. Awalnya tim medis mengklasifikasikan sebagai strain grade 1 hingga 2, yang berarti kerusakan serat otot ringan hingga sedang tanpa robekan total. Hayes langsung menjalani pemeriksaan MRI yang menunjukkan tidak ada kerusakan struktural serius. Sejak hari pertama, ia fokus pada pendekatan konservatif: istirahat aktif, terapi es, kompresi, elevasi, serta latihan penguatan bertahap. Saat ini Hayes sudah bisa berjalan tanpa rasa sakit berarti dan mulai melakukan gerakan ringan seperti jogging pendek serta latihan kekuatan lower body dengan beban ringan. Ia juga menjalani sesi harian dengan fisioterapis untuk meningkatkan fleksibilitas dan stabilitas pinggul. Hayes menekankan bahwa ia tidak ingin terburu-buru kembali, tapi juga tidak ingin absen lebih lama dari yang diperlukan. Targetnya adalah ikut latihan tim penuh dalam sepuluh hari ke depan dan kembali bermain sebelum akhir Januari.

Dampak Absen Hayes bagi Rotasi Tim: Jaxson Hayes Tidak Berharap Absen Lama Karena Cederanya

Tanpa Hayes, tim mengalami penurunan kedalaman di posisi big man. Center utama harus bermain menit lebih banyak, sementara pemain cadangan sering dipaksa mengisi peran yang tidak sepenuhnya sesuai. Di enam laga terakhir tanpa Hayes, tim mencatatkan rata-rata rebound defensif lebih rendah dan poin di paint yang dikorbankan meningkat sekitar 8 poin per pertandingan. Pelatih kepala mengakui bahwa kehadiran Hayes sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pertahanan rim dan spacing di floor. Meski tim masih mampu meraih kemenangan berkat penampilan solid dari guard dan wing, absennya Hayes terasa di momen-momen krusial saat lawan mengandalkan big man dominan. Hayes sendiri menyadari hal itu dan berjanji akan kembali dengan kondisi lebih baik dari sebelum cedera. Ia juga menyebut bahwa periode ini memberinya waktu untuk memperbaiki detail teknis seperti footwork di post defense dan timing blok.

Optimisme Hayes dan Rencana Jangka Pendek

Hayes menunjukkan sikap positif sepanjang proses pemulihan. Ia sering terlihat di pinggir lapangan memberikan dukungan kepada rekan setim dan tetap aktif dalam pertemuan taktik. Menurutnya, cedera ini justru menjadi kesempatan untuk fokus pada aspek fisik yang sebelumnya kurang diperhatikan, seperti kekuatan core dan mobilitas pinggul. Ia juga berkonsultasi dengan spesialis hamstring dari beberapa tim lain untuk memastikan proses rehab berjalan optimal. Hayes menargetkan kembali bermain di laga kandang akhir bulan ini, dengan harapan bisa memberikan kontribusi langsung dalam perebutan posisi playoff. Tim medis mendukung rencana ini selama tidak ada tanda-tanda kambuh selama latihan progresif. Optimisme Hayes ini menjadi angin segar bagi suporter yang sudah lama menunggu penampilan konsisten dari center muda tersebut setelah beberapa musim dengan cedera berulang.

Kesimpulan

Jaxson Hayes tetap optimis bahwa cedera hamstring tidak akan membuatnya absen terlalu lama. Dengan proses pemulihan yang berjalan lancar dan sikap positif yang ia tunjukkan, peluang kembali ke lapangan dalam waktu dekat terlihat sangat besar. Keputusan ini penting tidak hanya bagi karier pribadinya, tapi juga bagi tim yang sedang membutuhkan stabilitas di paint. Jika Hayes bisa kembali dengan kondisi prima, ia berpotensi menjadi faktor kunci dalam perburuan posisi playoff. Untuk saat ini, fokusnya sederhana: rehab disiplin, pemantauan ketat, dan kesiapan mental untuk memberikan yang terbaik begitu kembali bermain. Hayes sekali lagi membuktikan bahwa mental kuat sering menjadi pembeda antara absen panjang dan comeback cepat. Semua mata kini tertuju pada perkembangan kondisinya dalam dua minggu ke depan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *