brian-rowsom-membeberkan-faktor-kekalahkan-rans-bogor

Brian Rowsom Membeberkan Faktor Kekalahkan RANS Bogor

Brian Rowsom Membeberkan Faktor Kekalahkan RANS Bogor. Rans Simba Bogor memulai musim IBL 2026 dengan target tinggi setelah penampilan solid di musim sebelumnya. Dengan Brian Rowsom sebagai pelatih baru, tim diharapkan bisa melangkah lebih jauh, bahkan mengejar gelar. Namun, laga melawan Satria Muda menjadi pukulan karena tim tuan rumah gagal memanfaatkan keunggulan awal. Skor akhir 64-79 mencerminkan dominasi Satria Muda di kuarter keempat, di mana mereka mencetak 28 poin sementara Rans hanya mampu membalas 10 poin. Brian Rowsom tidak menutupi kekecewaan, tapi ia memberikan evaluasi jujur yang menunjukkan komitmen untuk perbaikan. Pernyataannya pasca-pertandingan menjadi sorotan karena langsung menyasar akar masalah tanpa basa-basi. BERITA OLAHRAGA

Penurunan Performa di Kuarter Akhir: Brian Rowsom Membeberkan Faktor Kekalahkan RANS Bogor

Brian Rowsom menekankan bahwa tim bermain cukup baik selama tiga kuarter pertama. Rans sempat memimpin hingga kuarter ketiga dengan skor 54-51, menunjukkan perlawanan sengit. Namun, semuanya berubah di kuarter keempat ketika konsentrasi menurun drastis. Menurut Rowsom, tim kehilangan energi dan mulai membuat kesalahan beruntun yang memudahkan lawan mengambil alih. Satria Muda memanfaatkan momen itu dengan tembakan tiga angka krusial dan transisi cepat. Rowsom menyebut penurunan ini sebagai titik balik utama kekalahan. Ia menilai pemain mulai kehabisan tenaga karena rotasi yang kurang optimal, sehingga intensitas pertahanan turun dan serangan menjadi tidak terorganisir. Faktor ini menjadi pelajaran berharga bahwa stamina dan manajemen rotasi harus ditingkatkan untuk menghadapi laga panjang.

Masalah Rebound dan Kesalahan yang Berlebih: Brian Rowsom Membeberkan Faktor Kekalahkan RANS Bogor

Salah satu poin kritis yang dibongkar Brian Rowsom adalah penguasaan rebound, terutama defensive rebound. Tim terlalu mudah kehilangan bola pantul, memberikan kesempatan kedua bagi Satria Muda untuk mencetak poin tambahan. Rowsom menyatakan bahwa hal ini sering terjadi karena kurangnya agresivitas di bawah ring. Selain itu, jumlah turnover atau kesalahan juga menjadi penyebab utama. Pemain Rans sering kali memaksakan passing buruk atau kehilangan bola di area berbahaya, yang langsung dikonversi lawan menjadi poin mudah. Rowsom menekankan bahwa kesalahan semacam ini tidak bisa diterima di level kompetitif seperti IBL. Ia bilang kepada tim bahwa terlalu banyak turnover membuat permainan menjadi tidak terkendali, terutama saat lawan sudah menemukan ritme. Evaluasi ini menunjukkan Rowsom fokus pada detail kecil yang sering menentukan hasil akhir.

Tantangan Adaptasi dan Persiapan ke Depan

Brian Rowsom juga menyentuh soal adaptasi tim di bawah kepemimpinannya yang baru. Meski latihan awal musim berjalan positif, kekalahan ini menunjukkan masih ada penyesuaian yang dibutuhkan, terutama dalam menghadapi tekanan kandang. Ia mengakui bahwa tim belum sepenuhnya sinkron di momen krusial, meski potensi pemain cukup besar. Rowsom berencana meningkatkan latihan fokus pada rebounding drill dan pengurangan turnover melalui simulasi pertandingan. Ia ingin pemain tetap percaya diri tapi lebih realistis dalam mengevaluasi performa. Kekalahan ini bukan akhir, melainkan kesempatan untuk memperbaiki kelemahan sebelum menghadapi lawan-lawan kuat berikutnya. Dengan roster yang solid termasuk pemain lokal dan asing, Rans masih punya peluang bangkit jika langsung menerapkan perubahan.

Kesimpulan

Brian Rowsom telah membeberkan faktor-faktor utama di balik kekalahan Rans Simba Bogor dari Satria Muda Pertamina Bandung secara terbuka dan kritis. Penurunan di kuarter akhir, masalah rebound, serta kesalahan berlebih menjadi penyebab utama yang ia soroti. Pendekatan jujur ini menunjukkan komitmen Rowsom untuk membangun tim yang lebih tangguh. Meski menelan kekalahan, Rans masih berada di jalur yang tepat untuk berkembang di IBL 2026. Dengan evaluasi mendalam dan latihan intensif, tim berpotensi kembali ke performa terbaik. Kekalahan ini bisa menjadi turning point positif jika dijadikan motivasi untuk terus maju di sisa musim.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *